33.2 C
Jakarta
14 Juni, 2024
InfoMobil

American Muscle Car: Kehebatan Mesin Hemi yang Fenomenal

Emkay Frizz Happy Sour

Mobil muscle car Amerika merupakan salah satu mobil paling berotot di dunia. Julukan ini tidak hanya diberikan karena modelnya yang keren dan maskulin, serta pengendaranya yang tampak kuat seperti Dominic Toretto. Suara mobil-mobil ini juga menjadi salah satu faktor yang membuatnya terkenal. Mobil-mobil ini umumnya menggunakan mesin V8 untuk menghasilkan suara yang fantastis dan performa sesuai dengan penampilannya. Namun, ada satu jenis mesin yang benar-benar fenomenal dan menjadi ciri khas mobil-mobil muscle car Amerika, yaitu mesin Hemi atau Hemi engine.

2. Desain Mesin Hemi

Engine Hemi

Mesin Hemi memiliki desain yang cukup sederhana namun sangat efektif. Bentuk ruang bakar di kepala silinder mirip dengan setengah bola yang dipotong bagian tengahnya dan dilubangi. Hal ini memungkinkan busi ditempatkan di bagian tengah atas, yang memperpendek jarak pembakaran campuran udara atau bahan bakar pada saat yang sama. Pemasukan dan pembuangan udara yang besar dipasang di kedua sisi busi untuk meningkatkan aliran udara masuk dan keluar dari ruang bakar. Selain itu, piston dengan bentuk flat top tidak dapat menghasilkan kompresi yang cukup, sehingga piston dengan bentuk kubah digunakan untuk mengatasi perbedaan tersebut. Meskipun terdengar seperti desain mesin yang sederhana, mesin Hemi ini sangat fenomenal dalam meningkatkan proses pembakaran dan menghasilkan tenaga mesin yang besar.

3. Sejarah Mesin Hemi

Desain mesin Hemi sebenarnya sudah ada pada beberapa mesin pembakaran internal otomotif paling awal. Misalnya, produsen mobil Belgia, Pipe, memproduksi mesin Hemi 4 silinder pada tahun 1905, dan mobil balap Grand Prix Fiat 130 horsepower menggunakan mesin Hemi pada tahun 1907 dengan hasil yang menjanjikan di lintasan balap. Selama beberapa dekade berikutnya, banyak produsen otomotif yang mengikuti dengan teknologi ruang bakar yang lebih kuat. Namun, secara harfiah, generasi awal mesin Hemi ini terjadi pada tahun 1951 ketika Chrysler mengembangkannya.

Chrysler mulai menggunakan mesin Hemi pada kendaraan mereka di awal tahun 1950-an ketika mereka ingin memperkenalkan kendaraan dengan tenaga lebih besar yang tidak hanya memiliki kompresi yang lebih besar. Mesin Hemi awal ini memiliki sedikit kesamaan dengan mesin generasi selanjutnya, tetapi tetap dianggap sangat bertenaga pada masanya. Pada tahun 1951, Chrysler menggantikan mesin flat head dengan mesin Hemi pada kendaraan mereka dengan produksi melalui cover head pertama. Mesin Hemi pada generasi pertama ini memiliki pengaturan katup yang berbeda, namun tetap dianggap bertenaga dan cukup populer pada masa itu.

Baca Juga : Injeksi vs Karbu: Perbandingan Antara Dua Sistem Bahan Bakar pada Mobil

4. Generasi Kedua: Mesin Hemi 426

Setelah berhenti produksi setelah generasi pertama, Chrysler memproduksi apa yang disebut sebagai “elephant engine” atau mesin gajah. Ini adalah mesin yang pertama menggunakan merk dagang Hemi dan menjadi mesin yang sangat fenomenal, yaitu Hemi 426. Mesin ini memiliki desain yang inovatif dengan baut head yang langsung terpasang ke blok mesin. Chrysler juga menambahkan baut head kelima ke blok mesin untuk memberikan tenaga ekstra pada mesin mereka. Penempatan push rod pada mesin Hemi 426 dipindahkan ke bagian bawah mesin agar tidak mengganggu tenaga Hemi.

hemi 426 engine
hemi 426 engine

Awalnya, Hemi 426 lebih merupakan mesin balap daripada mesin yang ditujukan untuk mobil penumpang. Mesin Hemi pertama kali diperkenalkan di Daytona 500 pada tahun 1964, dan mobil yang menggunakan mesin Hemi berhasil menduduki posisi pertama hingga keempat. Namun, dominasi mesin baru ini membuat Nascar tidak senang. Oleh karena itu, Chrysler harus memproduksi mesin ini secara massal dan menawarkannya pada kendaraan penumpang biasa agar diizinkan untuk berlomba dengan mesin tersebut.

Pada tahun 1966, mesin Hemi 426 akhirnya dikonfigurasi untuk mobil jalan raya. Mobil-mobil seperti Dodge Charger 1966 dan Plymouth Barracuda 1970 dilengkapi dengan mesin ini. Mesin Hemi pada mobil jalan raya memiliki perbedaan dengan versi balapnya. Mesin yang digunakan pada mobil jalan raya memiliki rasio kompresi yang lebih rendah, yaitu 10,25 banding 1, dibandingkan dengan versi balapnya yang memiliki kompresi 12,5:1. Selain itu, camshaft intake dan exhaust manifold juga diganti dengan material yang lebih ringan. Meskipun ada perbedaan dalam kompresi dan material, mesin 426 tetap menghasilkan tenaga sebesar 425 horse power. Beberapa mobil yang menggunakan mesin Hemi 426 antara lain adalah Dodge Charger 1970, Charger Daytona 1969, Coronet R/T 1966, Dart GT 1968, dan Super Bee 1968.

5. Langka dan Mahalnya Mesin Hemi

Mesin Hemi 426 adalah mesin legendaris dalam dunia mobil muscle car. Mesin ini sangat langka karena Chrysler hanya menjual beberapa model Plymouth Barracuda untuk model tahun ’71, di antaranya adalah Hemi ‘Cuda. Hanya 11 di antaranya yang merupakan mobil convertible, dan hanya dua dari mobil convertible tersebut yang dilengkapi dengan transmisi 4 percepatan. Salah satu dari dua mobil convertible tersebut terjual di lelang pada tahun 2014 dengan harga 3,5 juta Dolar AS atau setara dengan 52 miliar Rupiah. Harga yang fantastis tersebut menunjukkan betapa mahalnya mobil-mobil yang dilengkapi dengan mesin Hemi 426 yang masih ada hingga saat ini.

6. Generasi Ketiga: Mesin Hemi Modern

Setelah berhenti produksi pada tahun 1971, mesin Hemi generasi pertama dan kedua menghilang dari pasaran. Namun, pada tahun 2003, Chrysler meluncurkan generasi ketiga mesin Hemi yang lebih modern. Mesin ini diperkenalkan pada Dodge Ram 1500 dan 3500. Ruang bakar mesin ini dimodifikasi dengan belahan yang lebih sempurna dengan menggunakan konfigurasi 2 busi yang mirip dengan versi drag race. Generasi ketiga mesin Hemi ini lebih hemat bahan bakar dibandingkan generasi sebelumnya karena menggunakan teknologi terkini dalam hal percikan api dan injeksi bahan bakar.

Pada tahun 2009, mesin ini diperbarui lagi dengan penggunaan timing valve variable dan modifikasi pada kepala silinder dan intake manifold untuk meningkatkan aliran udara. Tenaga yang dihasilkan dari mesin ini berkisar antara 300 horse power. Mesin Hemi generasi ketiga ini tersedia dalam berbagai mobil dan truk dari berbagai merek. Selain versi 5,7 liter, terdapat juga varian 6,1 liter dengan tenaga 425 horse power dan torsi 420 lb-ft. Terdapat pula versi 6,4 liter atau 392ci Apache dengan tenaga sebesar 525 horse power dan torsi 510 lb-ft. Mesin 392 Hemi atau 6,4 Hemi khusus untuk model tertentu secara signifikan didasarkan pada 5,7 liter dengan nama kode Eagle.

7. The Hellcat: Mesin Hemi Terkuat dalam Sejarah

engine hellcat
engine hellcat

Pada tahun 2015, Chrysler meluncurkan mesin Hemi terkuat dalam sejarah, yaitu 6,2 liter Hellcat. Mesin supercharged ini tersedia pada Dodge Challenger dan Charger. Mesin ini menghasilkan tenaga sebesar 707 horse power dan torsi 650 lb-ft. Hellcat ini merupakan mesin produksi seri yang paling kuat dalam sejarah, dengan kecepatan maksimum yang mengesankan. Nama “Hellcat” ini merupakan penghormatan kepada pesawat tempur F6F Hellcat milik Grumman yang memiliki peran dominan di Pasifik selama Perang Dunia II.

8. Kesimpulan

Mesin Hemi telah menjadi ciri khas mobil-mobil muscle car Amerika. Dari generasi pertama hingga generasi ketiga, mesin Hemi terus menghadirkan tenaga yang luar biasa dan menjadi favorit para pecinta mobil performa tinggi. Mesin ini telah mengalami berbagai pengembangan dan peningkatan performa dari waktu ke waktu. Meskipun mesin Hemi pada mobil jalan raya memiliki perbedaan dengan versi balapnya, namun mereka tetap menunjukkan kemampuan yang mengesankan.

Mobil-mobil muscle car Amerika yang dilengkapi dengan mesin Hemi telah menjadi incaran para kolektor. Keterbatasan produksi membuat mobil-mobil ini sangat langka dan mahal. Mesin Hemi telah membuktikan dirinya sebagai mesin yang fenomenal dalam sejarah otomotif, dan sampai saat ini tetap menjadi salah satu mesin terbaik dan terkuat yang pernah ada.


Emkay Blast Lite merchandise

Related posts

Bagaimana Menghemat Konsumsi Bahan Bakar Mobil Anda

Faqih Jafar

Mobil Offroad Suzuki Jimny: Sejarah dan Keunggulannya

admin

Pengalaman Memacu Mitsubishi XForce: Sensasi dan Performa

Agung

Leave a Comment