Image default
Modifikasi

Custom Yamaha Scorpio Agar Terlihat Makin Gagah

Ngomongin soal motor custom banyak jenis motor yang dapat di custom, tapi tidak semua motor mudah untuk di custom. Nah motor yang sedang tren saat ini paling banyak di custom adalah Yamaha Scorpio. Kenapa Yamaha Scorpio? Disamping harganya yang tidak terlalu mahal, motor dengan kapasitas mesin 225cc ini mempunyai tenaga yang cukup untuk dipakai riding harian ataupun turing.

Bukan hanya itu dengan bentuk mesin yang lumayan besar jadi terlihat kekar dan padat apabila sudah di custom. Dari segi perubahan terutama bagian rangka tidak terlalu rumit hanya memotong bagian tengah rangka kebelakang. Namun semua kembali kepada konsep custom yang ingin Anda inginkan.  Part aftermarket yang menjual untuk motor scorpio, seperti spakbor depan belakang, tangki, swing arm, stang dan lain – lain cukup mudah didapatkan.

Alasan inilah yang membuat Yamaha Scorpio paling dicari dikalangan pecinta motor custom. Berikut adalah hasil custom Yamaha Scorpio yang bisa jadi bahan referensi untuk Anda.

Baca Juga : Deretan 5 Motor Skuter Keluaran Terbaru yang Girly

1. Custom Scrambler

Dengan modifikasi pada sektor kaki – kaki sudah terlihat sekali perubahan pada motor Scorpio ini. Lebih-lebih knalpot yang menjuntai keatas, membuat motor ini terlihat semakin garang. Perubahan yang dilakukan diantaranya dari sektor kaki – kaki. Velg menggunakan part aftermarket berbahan alumunium dengan ukuran depan 3.50×17 berbalut ban big block dengan ukuran 130/80×17. Sedangkan bagian belakang menggunakan velg dengan ukuran 4.50×17 dengan ban ukuran 150/70×17.

Tidak lupa mengganti bagian shock depan menggunakan upside down aftermarket atau bisa menggunakan shock original Yamaha Xabre sehingga menambah kesan gagah pada motor ini.

Naik kebagian atas, untuk penerangan menggunakan lampu daymaker yang juga sedang diminati oleh kalangan pecinta motor custom, bukan sekedar tampilannya yang menarik lampu ini juga sangat terang dan hemat listrik karena menggunakan LED.

Lanjut kebagian lampu sein yang imut tapi fungsional. Lampu sein ini juga sudah banyak diperjualbelikan pada bengkel – bengkel custom maupun marketplace. Kebagian stang kemudi menggunakan stang fatbar dan dibagian spidometer  diganti lebih mungil agar terkesan simpel. Pada sektor bodi – bodi mulai dari tangki, tutup box aki, spakbor depan belakang menggunakan plat galvanis.

2. Custom Tracker

Custom motor bergaya tracker juga cukup banyak diminati. Selain tampilannya yang garang, juga nyaman untuk dipakai harian. Perubahan yang dilakukan pada sektor kaki-kaki kurang lebih sama dengan gaya scrambler. Hanya saja pada bagian knalpot tidak dibuat naik keatas dan shock depan tidak menggunakan upside down. Alternatif lain, walaupun tidak menggunakan upside down shock depan biasanya menggunakan shock byson yang diameternya cukup besar sehingga tetap terlihat kekar.

Disk depan juga diganti aftermarket sehingga terliat padat dibagian kaki – kaki. Lalu dipermanis dengan skidplate untuk sektor bawah mesin jadi menambah penampilan menjadi semakin padat. Pada bagian belakang shock lama scorpio yang menggunakan monosok atau satu shock dibagian tengah swing arm dirubah menjadi dual shock tabung yang bisa diatur rebound-nya. Sehingga menambah kesan garang tapi tetap klasik. Untuk bagian tangki masing -masing konsep custom berbeda – beda tergantung selera.

3. Custom Cafe Racer

Berbeda dengan konsep Scrambler dan Tracker. Konsep Cafe Racer ini lebih ke tampilan motor balap dengan posisi riding yang agak menunduk dengan ciri khas bagian buritan berbentuk seperti buntut tawon. Untuk bagian kaki- kaki terutama dibagian ban, menggunakan ban dengan alur yang tidak terlalu kasar. Sangat cocok dipergunakan untuk kontur jalanan beraspal. Shock depan bisa menggunakan upside down bisa juga menggunakan original scorpio.

Konsep ini ada yang menggunakan full fairing, bikini fairing, dan tidak menggunakan fairing tergantung selera. Cafe Racer menggunakan stang jepit atau stang clip on seperti motor balap, biasanya footstep pun dirubah agak naik dan mundur, untuk posisi riding pada Cafe Racer tidak senyaman pada konsep Scrambler dan Tracker yang tegak.

4. Custom Chopper

Custom Yamaha Scorpio Cooper

Untuk custom yang satu ini memang sangat menarik perhatian. Bagaimana tidak hampir semua bagian rangka dibuat ulang. Mulai dari bagian depan hingga buritan dibuat drop seat. Meskipun begitu tetap nyaman untuk dikendarai. Posisi riding biasanya seperti orang yang sedang jongkok karena foot step pada motor ini dirubah naik lumayan tinggi kedepan.

Dengan ring roda depan yang cukup tinggi dan tidak menggunakan rem depan baik rem tromol maupun rem cakram sehingga terlihat clean. Ditambah head lamp mungil makin menambah kesan simple. Nah untuk pengereman mengandalkan rem belakang yang sudah di pasang cakram sehingga tetap aman meskipun dibawa ngebut.

Pada bagian jok juga di custom dengan bentuk yang unik dan diberi sissy bar ciri khas motor chopper. Sekilas motor ini tidak terlihat bagian kelistrikannya seperti aki, kiprok, CDI dan lain – lain. Pada sistem kelistrikan semua disimpan dalam tempat yang berbentuk tabung dibawah jok pengemudi.

Chopper identik dengan motor – motor bermesin besar seperti Harley Davitson, Royal Enfield, Triumph dan lain – lain. Tetapi perlu kocek yang besar untuk membeli mesin – mesin besar tersebut. Oleh karena itu Yamaha Scorpio jadi solusi. Memiliki kelebihan bentuk mesin yang besar sehingga banyak builder yang menggunakan mesin Scorpio untuk dijadikan chopper dan pastinya dengan harga yang lebih terjangkau.

Masih banyak varian custom untuk motor Scorpio seperti Brat Cafe, Bratstyle, Bobber, British dan masih banyak lagi. Dari segi perubahan hampir sama yaitu dengan memotong bagian tengah rangka hingga kebelakang. Lalu dibuatkan rangka baru yang cenderung lurus, dan untuk part – part aftermarket bisa disesuaikan dengan selera masing – masing. Terakhir bicara mengenai ongkos custom motor Yamaha Scorpio ini tidak lebih dari Rp 50 juta tergantung dari part yang digunakan.

Bagaimana tertarik untuk meng-custom Yamaha Scorpio agar tampilannya makin gahar?

Leave a Comment